Rabu, 09 Maret 2016

6 Tips Memilih Hard Disk Eksternal Yang Tidak Gampang Rusak



6 Tips Memilih Hard Disk Eksternal Yang Tidak Gampang Rusak


Kebutuhan terhadap HardDisk eksternal bagi pengguna laptop semakin hari semakin meningkat. Hal tersebut tentu saja didalangi oleh terbatasnya kapasitas HardDisk internal di dalam laptop. Terlebih, HardDisk di dalam laptop juga lebih sulit diganti dibandingkan dengan HardDisk untuk PC.
Namun memilih HardDisk eksternal terbaik bukanlah hal yang mudah karena kamu harus benar-benar memperhatikan kualitasnya agar tidak gampang rusak. Lantas hal apa saja yang harus diperhatikan ketika memilih sebuah HardDisk Drive (HDD) eksternal yang bagus?

Tips Memilih Hard Disk Eksternal

Untuk kamu yang ingin membeli HardDisk eksternal terbaik, di artikel kali ini JalanTikus akan membahas tips memilih HardDisk eksternal terbaik agar tidak cepat rusak.

1. Mac atau PC

tips-memilih-hard-disk-eksternal-1


Sistem operasi OS X dan Windows menggunakan file sistem yang berbeda (HFS+ dan NTFS) sehingga kebanyakan manufaktur juga membuat HDD eksternal khusus untuk kedua platform tersebut. Walaupun OS X dapat membaca file pada HardDisk berformat NTFS, namun kamu tidak dapat mengedit atau menulis di dalamnya. Oleh karena itu, pastikan di sistem operasi mana HardDisk tersebut akan digunakan.

2. Kapasitas

tips-memilih-hard-disk-eksternal-2


Untuk mengetahui berapa kira-kira kapasitas HardDisk yang kamu butuhkan, coba gunakan perhitungan mudah ini: sebuah HardDisk berkapasitas 500 GB akan menampung sekitar 100 ribu foto yang diambil dengan kamera 6 MP dan 125 ribu lagu dengan kualitas 128kbps MP3. Foto dan musik yang berkualitas lebih tinggi tentu saja akan membutuhkan kapasitas lebih besar.
Dari perkiraan tersebut kamu harus bisa memperhitungkan berapa kapasitas yang kamu butuhkan sehingga kamu tidak membeli HardDisk dengan kapasitas yang lebih rendah dari kebutuhan. Sementara jika kamu memiliki uang lebih, maka sangat disarankan untuk membeli HardDisk eksternal dengan kapasitas yang cukup besar karena pastinya akan kamu butuhkan suatu saat nanti.

3. Kecepatan Rotasi

tips-memilih-hard-disk-eksternal-3

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah kecepatan rotasi dari sebuah piringan HardDisk karena hal tersebut sangat mempengaruhi kecepatan menulis serta membaca datanya. Sebuah HardDisk yang berputar pada kecepatan 7200 RPM akan menyuguhkan performa yang jauh lebih baik ketimbang HardDisk 5400 RPM. Bahkan beberapa HardDisk terbaru saat ini sudah mampu berputar pada kecepatan 10.000 RPM.

4. Konektivitas

tips-memilih-hard-disk-eksternal-4

Setelah kamu menentukan kapasitas serta kecepatan HardDisk yang kamu inginkan, sekarang saatnya menentukan bagaimana HardDisk tersebut tersambung ke komputer. Saat ini kebanyakan HardDisk menggunakan port USB untuk tersambung ke komputer, yang terdiri dari USB 3.0 dan USB 2.0. USB 3.0 mampu menghadirkan kecepatan 5 Gbps yang jauh lebih cepat ketimbang USB 2.0 sebesar 480 Mbps. Menariknya, USB 3.0 juga tetap dapat digunakan pada komputer yang hanya memiliki port USB 2.0.
Terdapat juga HardDisk yang menggunakan koneksi lewat port thunderbolt yang mampu menghadirkan kecepatan data dua kali lebih cepat ketimbang USB 3.0. Semua laptop dan komputer terbaru dari Apple sudah menyediakan port thunderbolt, dan beberapa laptop Windows juga sudah mulai menyediakannya. Sayangnya, harga HardDisk dengan koneksi thunderbolt ini masih sangat mahal untuk saat sekarang ini.

5. HDD Encloure

 

tips-memilih-hard-disk-eksternal-5

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah cover penutup dari HardDisk eksternal tersebut. Jika kamu hanya menggunakannya di rumah atau sekedar dibawa ke sekolah, maka cukuplah HardDisk dengan pelindung biasa saja karena harganya lebih murah. Namun jika kamu merupakan seorang petualang, maka tentu saja kamu harus memilih HardDisk yang ringan dan juga memiliki pelindung yang kuat dari bahan karet atau sejenisnya agar Hard Disk tersebut tidak mudah rusak ketika terbentur atau terkena goncangan.

6. Fitur

tips-memilih-hard-disk-eksternal-6

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan ketika memilih Hard Disk eksternal adalah fiturnya. Beberapa fitur yang wajib ada pada sebuah HardDisk di antaranya adalah backup dan juga password protection. Terdapat juga berbagai macam fitur lain yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Cara Mencegah Hardisk Terkena Bad Sector

 Mencegah Hardisk Bad Sector

Bad sector yang terjadi pada hardisk bisa disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa diantaranya adalah karena PSU atau power supply yang tidak bagus, arus listrik dari PLN yang naik turun dan tidak stabil, komputer sering mati mendadak entah karena listrik yang mati atau di shutdown langsung melalui tombol di casing dan lain-lain.
Untuk mencegah hardisk terkena bad sector, anda bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Gunakan PSU yang berkualitas baik, Usahakan menggunakan PSU yang memiliki sertifikasi pure power. Jika listrik sedang mati atau tidak stabil, usahakan anda menggunakan UPS atau stabilizer yang berkualitas.
  2. Menjaga Suhu Casing, Panas juga merupakan salah satu musuh pada komponen komputer, termasuk hardisk. Untuk itu sangat penting untuk menjaga kondisi casing dan area sekitarnya memiliki sirkulasi udara yang cukup agar hawa panas tidak terjebak di dalam casing. Tambahkan kipas pendingin jika memang diperlukan. Penggunaan kabel yang baik juga berpengaruh terhadap trasfer data.
  3. Minimalkan Listrik Statis, Jika anda tersetrum saat menyentuh komputer berarti anda harus melakukan pencegahan dengan membuat ground berupa kabel yang disambungkan dengan paku yang telah terpasang pada tembok atau tanah. Lakukan dengan hati-hati dalam kondisi komputer sedang dimatikan. 
  4. Hindarkan Dari Goncangan, Letakkan posisi casing anda pada posisi yang aman sehingga terhindar dari tersenggol yang tidak disengaja terutama saat komputer pada kondisi menyala. Ketika komputer dipindah pada jarak yang jauh, lepas saja hardisknya dan tempatkan pada posisi yang aman dari goncangan dan kemudian baru dipasang lagi saat sampai di tempat tujuan anda.
Kurang lebih empat hal diatas adalah yang utama untuk dilakukan agar hardisk anda lebih awet dan terhindar dari bad sector.