Minggu, 13 Maret 2016

Berikut 10 Penyebab Komputer Lambat dan Cara Mengatasinya

Pada dasarnya untuk mengatasi komputer yang terasa terus melambat tersebut adalah dengan melakukan perawatan secara berkala dan melakukan beberapa langkah tune-up sederhana. Bila memang diperlukan langkah install ulang windows atau upgrade komponen hardware bisa jadi solusi tepat agar kinerja komputer tetap optimal.


Berikut 10 Penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.

1. Komputer lambat karena kekurangan Memory
Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer.

Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 2 GB. Bagi yang ingin membeli komputer atau laptop baru saya sarankan untuk menggunakan Processor sekelas Intel Core i5, RAM minimal 4 GB dengan sistem operasi Windows 7 64 bit.

2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut.

3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup.

Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke "System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.

Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Process Explorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.


Download Process Explorer disini

4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Lokasi file temporary ini adalah sebagai berikut:
  • Windows XP :  C:\Documents and Settings\\Local Settings\Temp 
  • Windows 7    :  C:\Users\\AppData\Local\Temp
Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup. Selain itu Anda juga bisa mencoba software JetClean untuk mempercepat komputer dengan cara membersihkan file-file dan registry yang tidak diperlukan.

5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.

Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan windows firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya Avast Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.

6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk

Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
- hardisk low space
- hardisk yang terfragmentasi
- hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
- hardisk error / bad sector

Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
- upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
- lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
- hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
- perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

Apabila Anda mempunyai budget lebih, saya sarankan untuk mengganti hardisk yang terpasang dengan SSD (Solid State Drive).

7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.

8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.

9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan  sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network
Hal ini bisa terjadi karena trafic jaringan yang tinggi, hub atau switch yang hang atau adanya virus yang mencoba masuk ke sistem komputer kita. Untuk mengatasinya, coba lepas dan pasangkan kembali konektor RJ45 pada LAN Card atau Roset LAN, restart Switch / hub dan gunakan program Port scanner untuk melihat packet data apa saja yang masuk dan keluar dari komputer kita

Tips Memilih Printer yang Bagus



Tips Memilih Printer Dari Jenis dan Kebutuhan


Pada pembahasan kali ini membahas tips memilih printer yang bagus. Untuk mencari printer terlebih dahulu harus mengetahui kualitas yang dimiliki. Mencari printer yang baik memang gampang-gampang susah. Apalagi terdapat merk printer yang ada di pasaran dengan kualitas yang berbeda-beda.
Dalam memilih printer harus membandingkan terlebih dahulu antara merk satu dengan merk yang lain. Anda dapat membandingkan merk printer dari sumber yang ada di internet, atau juga berasal dari orang yang telah menggunakan merk tersebut. Selain itu tips memilih printer yang bagus juga diperlukan untuk mendukung pembelian Anda. Lalu apa saja tips tersebut?

Melihat dari Hasil Cetakan
Untuk merk printer yang terkenal dengan kualitasnya adalah seperti merk Canon, HP, dan juga Epson. Ketiga merk tersebut memang sudah terkenal dengan memiliki kualitas yang baik. Namun tentunya ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Untuk cetakan berwarna printer dengan merk Epson memiliki kelebihan dibanding merk Canon dan juga HP. Sedangkan untuk warna hitam putih merk Canon dan juga HP lebih tajam, walaupun begitu Epson juga memiliki kejelasan dalam cetakannya.
Nah bagi Anda yang ingin memiliki ketajaman yang bagus dalam hal warna, maka Epson menjadi solusi terbaik Anda. Ini dikarenakan Epson memiliki resolusi yang tinggi sekitar 5760, sedangkan Canon dan HP adalah sama-sama resolusi 4800. Yang terpenting asal printer dalam kondisi sehat, hasil cetakan semua merk tersebut bagus.

Segi Kecepatan
Untuk masalah kecepatan yang ada memang merk Canon lebih unggul dibandingkan dengan merk Epson dan juga HP. Nah dari spesifikasi ketiganya masing-masing berbeda yaitu untuk Canon memiliki kecepatan 48 ppm, Epson 27 ppm, dan HP 12 ppm. PPM sendiri merupakan Page Per Minute dalam arti lembar per menitnya. Bagi Anda yang menginginkan kecepatan maka Anda dapat memilih printer Canon. Semua tergantung selera Anda dalam memilihnya dan sesuai dengan kebutuhan.

Harga
Tips memilih printer berikutnya adalah dengan memperhatikan harga yang disesuaikan dengan dana yang dimiliki. Tips yang satu ini memang harus Anda jadikan pembanding ketika akan membeli printer, dan juga barang elektronil lainnya. Memang setiap harga merk printer berbeda-beda. Nah bagi Anda yang memiliki dana lebih, maka Anda dapat memilih printer Epson. Tetapi semua itu tergantung dengan selera dan budget yang Anda miliki.

Ketahanan Printer
Ketahanan terhadap masing-masih printer memang berbeda-beda setiap merknya. Dalam hal ini Epson,Canon, dan juga HP memiliki kualitas yang berbeda. Merk tersebut memiliki kuantitas pemakaian yang cukup seimbang antara merk satu dengan merk yang lain. Yang pasti sebagus apapun merknya jika tidak memperhatikan maka percuma saja. Oleh sebab itu Anda perlu merawat printer ketika sudah membelinya.

Semoga bermanfaat "Salam Siulu' Solanasang" :)

Pengenalan Tentang Komputer dan Bagian-Bagiannya

Pada update kali ini Saya akan membahas mengenai pengenalan komputer dasar untuk pemula yang bisa Anda jadikan sebagai tambahan referensi untuk belajar komputer. Saya juga menyertakan file presentasi yang bisa Anda gunakan untuk sarana belajar Anda dan Saya akan bagikan kepada Anda secara gratis alias enggak bayar.
Jika Anda termasuk orang yang baru belajar komputer, maka tutorial kali ini sangat cocok sekali untuk Anda, karena Anda akan dipandu mulai dasar sekali mengenai komputer, seperti definisi komputer, pembagian komputer, sistem komputer, pengertian software, hardware dan brainware dan masih banyak lagi. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi, karena Anda akan benar-benar dipandu dari awal. Baiklah tanpa harus panjang lebar, langsung saja deh Kita mulai pembahasannya.

PENGERTIAN KOMPUTER

Pembahasan pertama Kita mulai dengan pengertian komputer terlebih dahulu, Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer pada awalnya dipergunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaannya melakukan perhitungan aritmatika atau yang biasa kita kenal dengan hitung-hitungan, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir semua berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer saat ini dipakai untuk keperluan banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.
Orang yang mendesain salah satu mesin hitung pertama (mesin analitikal) adalah Charles Babbage. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer. Jadi singkatnya pengertian komputer bisa dirangkum sebagai berikut.
Komputer adalah perangkat alat elektronik yang mampu mengolah data untuk menyajikan informasi yang diinginkan.
Sebelum melanjutkan pembahasan materi mengenai pengenalan komputer ini, apakah Anda sudah tau bagaimana cara mengoperasikan komputer yang baik? kalo masih belum baca dulu artikel Saya mengenai hal tersebut yang sudah Saya tulis di blog ini juga.

PEMBAGIAN KOMPUTER

Nah sekarang sudah tau kan pengertian komputer yang sebenarnya, sekarang Kita lanjutkan pembahasannya mengenai pembagian komputerSecara garis besar, komputer dibagi menjadi tiga bagian yaitu Hardware, Software, dan Brainware. 

Hardware adalah perangkat keras komputer yang terdiri dari unit input (Pengisian/pengambilan data, contoh: Keyboard, Mouse, Scanner), unit proses (Pemroses data (RAM/ROM), Control Unit, Arithmetic & Logical unit) dan unit output (Bagian pengeluaran data. Contoh: Monitor, Disk Drive & Printer). Nah untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut.
gambar hardware komputer
Software adalah perangkat lunak komputer untuk mengkontrol perangkat keras (hardware). Software bisa dikelompokkan dalam beberapa kategori antara lain:
  • Sistem Operasi (Operating Sistem) : Ms. DOS, Windows, MAC OS, dan Linux.
  • Program bantu (Utility) : Anti Virus, PC Tools dan Windows Explorer.
  • Program Siap Pakai (Aplikasi) :
    • Pengolah Kata (word processor) : WordStar, WordPerfect, Ms. word.
    • Pengolah Angka (spread sheet) : Lotus, Excel, Quattro Pro.
    • Pengolah Data (database) : Dbase, FoxPro, Ms Access.
    • Pengolah Citra (gambar) : CorelDraw, 3DStudio,  Adobe Photoshop.
  • Compiler / Interpreter : Pascal, Delphi, Visual Basic, Visual FoxPro.
Brainware adalah SDM (Sumber Daya Manusia) yang mengurusi komputer tersebut. Dibagi dalam beberapa kategori sesuai dengan tugasnya antara lain :
  • Operator : Bertugas mengoperasikan komputer.
  • Programmer : Bertugas membuat program siap pakai.
  • System Analyst : Bertugas menganalisa dan merancang sistem komputer perusahaan.
Jadi jika dirangkum dalam bahasa singkat mungkin pengertiannya bisa seperti pada kotak dibawah ini.
Hardware adalah perangkat keras komputer,
Software adalah perangkat lunak komputer, dan
Brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer.

PENGERTIAN SISTEM KOMPUTER

Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.
Komputer dapat membantu manusia dalam pekerjaan sehari-harinya, pekerjaan itu seperti: pengolahan kata, pengolahan angka, dan pengolahan gambar.
Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware). Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).

PERKEMBANGAN KOMPUTER

Komputer dari sejak awal dibuatnya sampai dengan sekarang telah banyak mengalami banyak sekali bentuk perubahan dan penyempurnaan kegunaannya. Tahun 1930 merupakan tahun dimana konsep dari komputer serba guna menjadi bagian dari lahirnya komputer modern masa kini dimulai dengan perkembangan perangkat keras (hardware) yang menuntut pula perkembangan penggunaannya di dalam perangkat lunak (software) serta penggunanya (brainware). Sejarah perkembangan hardware komputer dari berbagai generasi dapat dijelaskan seperti berikut:
  • Generasi Komputer Pertama (1946 - 1959)
  • Komputer generasi pertama dibuat dengan sangat sederhana dengan bentuk ukuran fisik yang besar, membutuhkan tenaga listrik yang besar dan menggunakan komponen hampa udara (vacuum tube), contoh MARK I, IBM 702 dan UNIVAC II.
  • Generasi Kedua (1959 – 1965)
  • Pada generasi ini dikembangkan penggunaan teknologi transistor dan bahasa tingkat tinggi sebagai bahasa komputer pertama sehingga mempunyai kecepatan yang lebih dibandingkan generasi pertama, misal NCR 300, GE 200 dan IBM 7080.
  • Generasi Ketiga (1965 – 1970) 
  • Komputer pada generasi ketiga dibuat dengan menggunakan teknologi IC atau yang biasa disebut sebagai chip sehingga listrik yang dibutuhkan pun lebih hemat dan mempunyai memory sampai dengan ratusan karakter serta penggunaan magnetik disk yang berkapasitas besar, seperti UNIVAC 9000 dan Burroughs 7700.
  • Generasi Keempat (1970 – 1995)
  • Pada generasi keempat penggunaan IC dikumpulkan dan dipadatkan di dalam Chip sebagai rangkaian IC yang terpadu sehingga memungkinkan pembuatan kecerdasan buatan dalam komputer untuk teknologi simulasi dan sensor, misal IBM 370 dan APPLE II.
  • Generasi Kelima (Present & Beyond)
  • Pada generasi kelima ini sudah dipergunakan teknologi Web dan browser untuk pengolahan dan penyampaian informasi secara real time berbasis grafik dan tanpa kabel, seperti Nokia9210, raveMP Player, Ms. Reader, Apple G4 dan sebagainya.

KONFIGURASI SISTEM KOMPUTER

Secara garis besar seperti yang yang sudah dijelaskan diatas, konfigurasi atau cara kerja sistem komputer terdiri dari unit input, unit proses dan unit output. Yuk Kita pelajari bagaimana cara kerjanya mulai dari inputan yang Anda masukkan kemudian diproses dengan sedemikian rupa dan akhirnya menghasilkan laporan yang Anda butuhkan, langsung saja Kita mulai pembahasannya.
alur sistem komputer
Alur Sistem Komputer

1. Unit Input

Unit Input dalam sebuah komputer merupakan suatu bagian yang berperan sebagai media penerima masukan dari user. Unit ini merupakan Gate (gerbang) dimana melalui unit ini user akan memasukkan/memberikan perintah-perintah yang nantinya akan diolah oleh unit lain sehingga pada bagian akhir akan didapatkan suatu hasil yang sesuai keinginan user.

Macam-macam unit input anatara lain:
·         A. Keyboard (papan ketik)
Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memanfaatkan kinerja saklar ON-OFF yang diterapkan dalam sekumpulan tombol. Bila salah satu tombol ditekan maka tombol tersebut akan memberikan arus listrik ke papan ketik sehingga dalam proses berikutnya arus ini akan diolah menghasilkan suatu tulisan/karakter di layar.
·         B. Mouse
Merupakan suatu alat yang digunakan untuk menerima masukan selain karakter. Biasanya alat ini digunakan untuk menggambar. Prinsip kerja alat ini adalah gerakan yang dibuat oleh user akan di rekam oleh bola untuk kemudian di bagi menjadi gerakan vertical/horizontal sehingga akan dapat diukur oleh sensor, seberapa jauh perpindahan yang harus di tampilkan di layar.

2. Unit Proses

Unit proses merupakan bagian utama dari komputer. Pada unit ini terjadi kegiatan pengolahan data yang diterima dari unit sebelumnya. Data-data yang dimasukkan user melalui keyboard akan diolah dengan menggunakan logika (arithmetic logic unit - ALU). Processor merupakan perangkat utama pada unit process yang berupa chip besar terletak tepat di tengah bagian utama (main board) dan merupakan otak komputer. Segala sesuatu yang terjadi dalam komputer dikontrol oleh chip ini.
Jenis dan tipe unit proses dari berbagai generasi.

GENERASI
CHIP UTAMA
Generasi Pertama (1978’an)
Intel 8086
Generasi Kedua (1982’an)
Intel 80286
Generasi Ketiga (1985’an)
Intel 80386 DX
Generasi Keempat (1989’an)
Intel 80486 DX
Generasi Kelima (1993’an)
Intel Pentium, AMD K5
Generasi Keenam (1997’an)
Intel Pentium II, AMD K6
Generasi Ketujuh (1999’an)
Intel Pentium III, AMD K6-3
Generasi Kedelapan (2001’an)
Intel Pentium IV, AMD K7

3. Unit Output

Unit output adalah unit keluaran, jika data sudah Anda inputkan, maka data akan diproses kemudian akan ditampilkan baik ke monitor atau layar komputer maupun kertas.
  1. Monitor
  2. Bagian akhir dari sebuah komputer adalah unit display yang berfungsi sebagai alat komunikasi antara user dengan komputer.
  3. Printer
  4. Unit output lain dari komputer adalah printer yang merupakan bagian terpisah dari sebuah PC yang berfungsi sebagai pencetak hasil pengolahan data pada media seperti kertas dengan menghasilkan pola-pola tertentu.

Pengertian, Jenis-Jenis, dan Pembagian Software

Apakah Kamu tau apa sih sebenarnya Pengertian Software komputer? Kalo pengen pengertian cepatnya sih bisa jawab saja perangkat lunak komputer, tapi kalo Kamu pengen tau penjelasannya yang lebih detail, maka kamu bisa baca artikel pada update kali ini. Jika Anda belum mengenal mengenai software, hardware dan brainware maka materi sebelumnya mengenai pengenalan komputer, bisa Anda baca terlebih dahulu. Akan tetapi jika anda sudah paham mengenai tiga kata tersebut maka langsung aja deh kita mulai pembahasan lengkapnya.

1. Pengertian Software

Pengertian Software komputer adalah perangkat lunak komputer untuk mengkontrol perangkat keras. Bisa juga diartikan sebagai data yang diprogram dan disimpan secara digital dalam bentuk aplikasi, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud alias bekerja dibelakang layar atau sistem.
Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya juga berbeda dengan perangkat keras atau hardware, jika hardware adalah perangkat yang nyata yang dapat dilihat dengan jelas oleh mata dan dipegang secara langsung oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda namun bisa untuk dioperasikan dan dijalankan. Nah sekarang bagaimana, apakah sudah mulai ada gambaran mengenai pengertian dari software (perangkat lunak komputer)? Kalo sudah mulai ada gambaran, sekarang kita lanjutkan pembahasannya ke jenis-jenis software dan pembagian software.

2. Jenis-jenis Software

Menurut jenisnya, software dapat dibedakan menjadi beberapa bagian diantaranya adalah sebagai berikut :

A. Freeware

Freeware (perangkat lunak gratis) adalah perangkat lunak komputer yang memiliki hak cipta yang gratis dan dapat digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dengan shareware yang mewajibkan pemakainya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fitur tambahan). Para pengembang freeware biasanya membuat perangkat gratis "untuk disumbangkan kepada komunitas", namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan aplikasi selanjutnya. terkadang jika para pengembang aplikasi memutuskan untuk berhenti mengembangkan sebuah produk freeware, mereka akan memberikan source code (kode sumbernya) kepada pengembang lain atau mengedarkan kode sumber tersebut kepada umum sebagai perangkat lunak bebas yang bisa dikembangkan secara bersama-sama.

B. Shareware

Shareware adalah perangkat lunak yang disediakan untuk pengguna tanpa membayar secara uji coba dan sering di batasi oleh kombinasi dari fungsi, ketersedian, atau kenyamanan. Jadi maklum saja kalo anda menggunakan aplikasi ini tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal, karena aplikasi yang shareware sebenarnya adalah aplikasi ujicoba.
Shareware sering ditawarkan sebagai aplikasi unduhan dari sebuah situs web yang disertai dengan sebuah bacaan seperti koran atau majalah. Alasan di balik perangkat lunak Shareware adalah memeberikan pembeli kesempatan untuk mencoba menggunakan program sebelum membeli lisensi untuk versi lengkap dari perangkat lunak kongsi tersebut. Ini juga dipakai sebagai strategi marketing pengembang aplikasi shareware. Makanya shareware juga biasa disebut dengan Trialware.

C. Firmware

Firmware adalah aplikasi yang mengacu kepada perangkat lunak yang disimpan di dalam Memori Read Only (hanya baca). Tidak seperti memori akses acak, Firmware tidak akan dapat berubah meski tidak dialiri listrik. Rutin-rutin yang mampu menyalakan komputer (startup) serta instruksi input/output dasar (semacam BIOS atau sistem operasi embedded) disimpan di dalam Firmware. Modifikasi memang masih bisa dilakukan, akan tetapi hal tersebut tergantung dari jenis ROM (Read Only Memory) yang digunakan. Firmware yang disimpan dalam ROM tidak dapat diubah, tetapi Firmware yang disimpan dalam ROM yang dapat diubah semacam EEPROM atau Flash ROM, masih dapat diubah sesuai dengan kebutuhan.

D. Commercial Software

Commercial Software (software berbayar) adalah perangkat lunak yang disalurkan atau dibuat untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya, bisa langsung kepada developers (pengembang) software, atau kepada rekanan dari pengembang software tersebut. pengguna yang menggunakan software berbayar biasanya tidak dilegalkan untuk menyebarluaskan atau membagikan ulang software yang sudah dibeli lisensinya secara bebas tanpa ijin dari penerbitnya. Contoh software berbayar ini misalnya adalah Microsoft Visual Basic NET, Adobe Photoshop, Corel Draw dan masih banyak lagi yang lainnya. Commercial Software juga dilindungi oleh undang-undang hak cipta, dan untuk mendapatkannya kita harus membeli. Software ini dilarang keras untuk diperbanyak (secara ilegal pastinya).

E. Free Software

Free Software (perangkat lunak bebas) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation (organisasi nirlaba dan merupakan sponsor utama dari proyek GNU) yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta izin dari siapa pun. Dengan kata lain Anda bisa mengutak atik sesuka hati.
Untuk dapat menjadikan free software sebagai perangkat lunak

bebas, perangkat lunak tersebut biasanya harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) pertama kali dikembangkan pada tahun 1983, yang bertujuan untuk memberikan pada setiap pengguna komputer.

Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah free software dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Nah kalo semuanya disebarluaskan secara gratis dan bebas dimodifikasi sesuka hati, trus dari mana dapat keuntungannya? Biasanya sih model bisnis dari perangkat lunak bebas terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi. Dengan menggunakan model bisnis seperti ini, pastinya ada kekurangan dan kelebihannya juga.
Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas mulai muncul seperti "perangkat lunak sumber terbuka" (open-source software), "software libre", "FLOSS", dan "FOSS".
Saat ini, umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun atau dikembangkan oleh suatu komunitas terbuka. Para anggota komunitas tersebut biasanya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu mengembangkan perangkat lunak tersebut.
Untuk memudahkan pemahaman mengenai perbedaan antara freeware (perangkat lunak gratis) dengan free software (perangkat lunak bebas), Richard Stallman selaku pendiri gerakan perangkat lunak bebas memberikan penjelasan sebagai berikut.
Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya, Anda harus memikirkan kata 'bebas' seperti dalam "kebebasan berpendapat", bukan 'bebas' dalam arti "bir gratis".

F. Open Source Software

linux open source software
Open Source Software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah jenis perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk dipelajari, dikembangkan, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan. Karena sifat ini, umumnya pengembangannya dilakukan oleh satu komunitas terbuka yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bersangkutan. Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak itu. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu.
Terus apa donk bedanya dengan Free Software? Untuk memperjelas perbedaannya, simak baik-baik pernyataan berikut ini.
Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.

G. Malware

Malware (perangkat perusak) berasal dari gabungan kata malicious dan software adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, peladen atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik. Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu atau mengusik. Istilah virus computer kadang-kadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus).
Perangkat lunak dianggap sebagai malware berdasarkan maksud yang terlihat dari pencipta dan bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus komputer, cacing komputer, kuda Troya (Trojan horse), rootkit, perangkat pengintai (spyware), perangkat iklan (adware), perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, perangkat perusak kadang-kadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’, hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California dan West Virginia.
Perangkat perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software), yaitu, perangkat lunak yang mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.

3. Pembagian Software

Setelah mengetahui apa pengertian dari software dan jenis-jenis software, sekarang kita lanjutkan pembahasannya mengenai pembagian software. Secara garis besar software dibagi menjadi beberapa bagian, silahkan lihat poin-poin berikut ini.
  • Sistem Operasi (Operating Sistem)  : Ms. DOS, Windows, MAC OS, dan Linux.
  • Program bantu (Utility)   : Anti Virus, PC Tools dan Windows Explorer.
  • Program Siap Pakai (Aplication)   :
    • Pengolah Kata (Word Processor) : WordStar, WordPerfect, Ms. word.
    • Pengolah Angka (Spread Sheet) : Lotus, Excel, Quattro Pro.
    • Pengolah Data (Database) : Dbase, FoxPro, Ms Access.
    • Pengolah Citra (Drawing) : CorelDraw, 3DStudio,  Adobe Photoshop.
  • Compiler / Interpreter   : Pascal, Delphi, Visual Basic, Visual FoxPro.